Ringkasan Materi Simulasi Digital Bab 1 : Komunikasi dan Kolaborasi Dalam Jaringan


A.     Kewargaan Digital
Kewargaan Digital adalah perilaku jujur, bertangung jawab, dan peduli terkait pemanfaatan informasi dan Teknologi Komunikasi.
B.      Search Engine
Aplikasi atau software yang digunakan untuk mencari informasi.
C.      Komunikasi Dalam Jaringan
Perkembangan pertama komunikasi daring dimulai pada tahun 1960-an, ketika peneliti  Amerika mengembangkan protokol yang memungkinkan mengirim dan menerima informasi atau pesan melalui komputer (Hafner & Lyon, 1996). Protokol tersebut dinamakan ARPANET, yang diluncurkan pada tahun 1969, akhirnya berkembang menjadi Internet. Internet berasal dari interconnected networks yang disingkat menjadi Internetwork, atau Internet, yang digunakan oleh sekitar 200 juta orang di seluruh dunia pada pergantian millennium ke-3
1.       Jenis Komunikasi Daring
*        Komunikasi Daring Formal
Komunikasi daring formal merupakan komunikasi daring yang dilakukan dalam lingkup lembaga formal dan komunikasi yang dilakukannya bersifat resmi.
*        Komunikasi Daring Informal
Komunikasi dari informal merupakan komunikasi daring antar anggota organisasi, lembaga, atau perusahaan yang sifatnya tidak direncanaka
*        Komunikasi Daring Nonformal
Komunikasi daring non formal merupakan komunikasi daring yang sifatnya berada diantara komunikasi formal dan informal
2.     Komponen Pendukung Komunikasi Daring
*        Perangkat Keras (Hardware)
*        Perangkat Lunak (Software)
*        Daya Nalar atau Akal (Brainware)
3.     Pemanfaatan Komunikasi Daring Sinkron
*        Chating
*        Videochat
*        Group call
*        Group chat
4.     Pemanfaatan Komunikasi Daring Asinkron
*        E-mail
*        Forum
*        Rekaman simulasi visual
5.     Keunggulan Komunikasi Daring
*        Bisa dilakukan dimana saja
*        Efisiensi biaya
*        Efisiensi waktu

6.     Kelemahan Komunikasi Daring
*        Komunikasi teks tidak bisa mewakili intonasi berbicara
*        Memerlukan perangkat khusus yaitu perangkat keras
*        Banyak informasi yang sebenarnya tidak dibutuhkan

D.   Kelas Maya
Kelas Maya adalah upaya pembelajaran yang dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

1.    E-learning adalah pemanfaatan teknlogi internet untuk pembelajaran. Pemanfaatan ilmu TIK dalam pembelajaraan, yaitu :
*        Konektivitas, yaitu akses terhadap beraneka ragam informasi tersedia dalam skala global.
*        Fleksibilitas, yaitu belajar yang dilakukan dimana saja dan kapan saja
*        Interaksi, yaitu evaluasi belajar dapat dilakukan seketika dan mandiri.
*        Kolaborasi, yaitu penggunaan perangkat diskusi dapat mendukung pembelajaran kolaborasi diluar ruang kelas
*        Peluang pengembangan, yaitu konten digital dapat terus menerus di kembangkan sehingga dapat memperkaya pembelajaran dalam kelas konvensional
*        Motivasi, yaitu multimedia dapat membuat pembelajaran lebih menarik.
2.    Model E-learning :
*        Model adjunct, yaitu e-learning digunakan untuk menunjang sistem pembelajaran tatap muka di kelas .
*        Model mixed/blended, yaitu e-learning menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembelajaran
*        Model daring penuh/fully online, yaitu e-learning digunakan untuk seluruh proses pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran.
3.    Manfaat E-learning :
*        Tambahan/pengayaan pembelajaraan (supplement)
*        Pengganti sebagai pembelajaraan (complement)
*        Pengganti seluruh pembelajaraan (replacement)


4.    Komponen pendukung e-learning
*        Hardware
*        Software
*        Infrastruktur
*        Konten pembelajaraan
*        Strategi interaksi/komunikasi dalam pembelajaraan.
5.    Jenis perangkat lunak pendukung kelas maya :
*        Learning Management System (LMS)

*        Sosial Learning Network/s (SLN/SLNs)






Komentar